Setelah keluar sebagai juara di M1 World Championship, Indonesia belum pernah menjadi juara dunia di ranah Mobile Legends. Enam kali berturut-turut tim dari Filipina selalu keluar sebagai juara. Tahun ini di M7, sayangnya ceritanya juga kurang sama. Meskipun Alter Ego asal Indonesia maju ke final secara dramatis, tim Filipina Aurora Gaming PH keluar sebagai juara dengan cukup mudah.
Tahun ini, tim perwakilan M7 World Championship berasal dari lebih banyak negara. Ini membuat Indonesia hanya punya dua slot di turnamen ini, dan dua tim yang jadi perwakilan adalah ONIC Esports dan Alter Ego.
Ketika bermain di fase Swiss, Alter Ego tampil gemilang, keluar sebagai pemuncak grup dengan rekor sempurna yaitu 3-0. Sementara itu ONIC Esports lolos dengan skor 3-2. Keduanya maju ke babak playoff, tapi harus langsung bertemu di babak pertama.
Di babak pertama playoff, Alter Ego melibas ONIC Esports. Kabar buruknya, ONIC harus langsung berhadapan dengan tim kuat yaitu Team Liquid PH dan sayangnya mereka gugur dengan skor 3-1. Perjuangan Alter Ego pun sempat terhalang ketika kalah dan turun ke lower bracket di tangan Aurora Gaming PH.
Lower bracket Alter Ego ternyata memukau. Setelah mengalahkan Aurora Gaming, Alter Ego mengalahkan tim kuat yaitu Team Liquid PH dan Selangor Red Giants. Alter Ego maju ke final dan kembali menantang Aurora Gaming PH. Sayangnya di babak final Alter Ego seolah tidak berdaya menghadapi Aurora Gaming PH dengan skor 4-0 dengan dua game terakhir usai dalam kurang lebih 10 menit.