Highguard adalah kasus terakhir di mana sebuah game sudah divonis ‘rungkad’ sebelum rilis oleh publik. Belum dua minggu sejak game ini rilis, developer di balik game Highguard dikabarkan melepas banyak pegawainya.
Pelepasan ini diumumkan langsung oleh developer Wildlight Entertainment via akun resmi X/Twitter. Pengumuman tersebut menyebutkan bahwa mereka hanya “mempertahankan sejumlah anggota penting” untuk memelihara game yang mereka miliki. Tidak ada rincian berapa banyak orang yang dilepas, dan apa rencana mereka ke depannya.
Highguard pertama kali muncul di publik di salah satu panggung terbesar di dunia game yaitu The Game Awards 2025. Tidak tanggung-tanggung, game ini muncul sebagai pengumuman terakhir dan dielu-elukan oleh host dan produser Geoff Keighley. Sayangnya respon dari ratusan juta penonton di seluruh dunia jauh dari positif. Sangat banyak penonton yang mencibir karena Highguard terlihat seperti game hero shooter biasa. Tidak sedikit juga yang menyebut bahwa game ini adalah penerus Concord, termasuk nasib akhirnya yaitu tutup dalam dua minggu.
Highguard akhirnya rilis di tanggal 26 Januari 2026. Karena gratis, game ini sempat dicoba oleh lebih dari 100.000 orang. Namun tanggapan mayoritas pemain juga tidak positif. Beberapa menganggap game-nya kurang membingungkan dan kurang dipoles alias punya masalah optimalisasi. Tentu saja, banyak juga yang meletakkan review tanpa mencoba game-nya secara layak.
Pada akhirnya, meskipun punya beberapa pemain yang sepertinya setia, Highguard dengan cepat kehilangan pemain. Pada akhirnya Wildlight Entertainment memutuskan untuk melepas sejumlah pegawainya.
Tidak ada yang tahu bagaimana nasib Highguard dalam beberapa bulan ke depan. Tergantung jumlah pemainnya dalam beberapa bulan ke depan, game ini bisa saja bertahan sebagai game niche dengan selera tertentu, atau sebaliknya, tutup dan tidak bisa lagi dimainkan. Kita lihat saja dalam beberapa bulan.