Microsoft dan Xbox adalah perusahaan yang ada di peringkat terakhir dalam persaingan console generasi ini. Namun siapa sangka kiprah mereka di generasi ini seburuk apa yang terjadi bulan ini. Menurut laporan, angka penjualan console Xbox Series X|S di bulan November turun 70 persen jika dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun sebelumnya.
November adalah bulan menyambut liburan untuk negara-negara barat. Beberapa event belanja seperti Black Friday juga biasanya membantu perusahaan manapun untuk meningkatkan angka penjualan. Namun harapan tersebut tidak terjadi di console gaming.
Penurunan di angka penjualan ini terjadi tidak hanya di Xbox saja. Angka penjualan Playstation 5 juga turun hingga 40 persen dengan perbandingan waktu yang sama. Sementara angka penjualan Nintendo Switch 2 juga turun 10 persen.
Memang, baik Xbox Series X|S maupun Playstation 5 sudah rilis sejak tahun 2020, dan lima tahun adalah umur yang termasuk cukup tua untuk sebuah console. Mereka yang suka console gaming mungkin sudah punya console favorit atau tengah menunggu console generasi berikutnya.
Satu lagi faktor yang tidak bisa diabaikan adalah ekonomi. Sejak rilis lima tahun lalu, harga masing-masing console sudah melonjak jauh. Ketika baru rilis, PS5 bisa kamu beli dengan harga US$499,99. Sekarang harga PS5 naik hingga US$549,99. Xbox series X juga sama, awalnya rilis dengan harga US$499 sekarang harganya US$649,99.
Sementara itu kondisi ekonomi di seluruh dunia jauh dari ideal. Gaming sekarang termasuk barang mewah karena mayoritas masyarakat masih kesulitan membeli kebutuhan pokok. Microsoft sendiri sepertinya sadar akan realita itu. Selama beberapa bulan terakhir merilis iklan yang mengatakan bahwa kamu tidak perlu console baru untuk menikmati langganan Game Pass.
Melihat kondisi ekonomi belum membaik, sepertinya tren tersebut tidak akan berubah dalam waktu lama.
via Forbes